Telahbanyak artikel di kakot yang dapat kalian baca tetnang cara mengubah tampilan windows 7 menjadi mirip dengan Ubuntu, mengubah windows 7 ke tampilan Android, Window 7 dengan tampilan iOS dll. Gnome Skin Pack adalah salah satu lagi transformation pack untuk Windows 7 untuk membuat tampilan desktop terlihat seperti Linux.
Langkah2: Instal SkinPack Anda. Menggunakan aplikasi seperti WinRAR atau 7-Zip, ekstrak SkinPack dan masukkan password yang ditemukan pada halaman download untuk menyelesaikan proses (password harus "skinpacks.com"). Setelah ekstraksi, jalankan file EXE dan pergi melalui langkah-langkah sampai instalasi dimulai.
Kitajuga bisa mengubah tampilan XP menjadi Ubuntu Linux atau Mac OS X. 1. Windows Vista. Untuk mengubah tampilan windows XP ke Vista, sepertinya sudah banyak yang menyediakan. Salah satu yang pernah saya coba adalah Vista Transformation Pack, dan memang tidak begitu memberatkan kinerja komputer. Merubah Tampilan Windows 7 Menjadi Full
SevenTransformation Pack adalah sebuah aplikasi untuk customize theme windows XP ,aplikasi Seven Transformation Pack akan mengubah atau mengkonversi tampilan sistem berbasis windows XP (themes Windows XP) akan terlihat seperti theme Windows 7 dan beberapa fitur-fiturnya akan ikut berubah. Anda tidak perlu membeli Windows 7 atau aplikasi pihak ke-3 untuk mendapatkan Windows 7 GUI .
Untukmengatasi hal seperti itu biasanya saya menggunakan sedikit trik, antara lain dengan mengganti baju (tampilan) Linux menjadi mirip dengan Windows. Untuk contoh kali ini saya menggunakan Linux openSUSE 11.4 64 bit dengan desktop environment Gnome. Dalam sekejap, tampilan akan berubah menjadi model Windows 7. Hanya satu yang belum
CaraMerubah Tampilan Facebook Menjadi Versi Baru; Monitor Layar Berkedip-kedip Tampilan dilayar mo Merawat Laptop; Mempercantik Tampilan Windows Xp; Memercantik Tampilan Windows 7; cara membuat kronologi fb seperti tampilan windows 8; Membuat Wajan Bolic; Cara mengerorkan paket AON dari three, baru dua ya Melindungi Flashdisk Tanpa
. Bagi penggemar Linux, di mana pun berada, apapun kegiatan komputerisasi yang dilakukan, tidak lengkap rasanya kalau tidak ada Linux disamping mereka. Termasuk juga bagi penggemar Ubuntu Linux, mereka tidak akan rela kalau pada komputer yang mereka gunakan tidak ada bau Ubuntu-nya. Jika secara kebetulan anda menggunakan komputer Windows 7 dan tidak memungkinkan untuk menggunakan Ubuntu, anda bisa mensiasatinya dengan merubah tampilan Windows 7 mirip dengan Ubuntu Linux. Berikut penjelasan bagaimana cara menggunakan Ubuntu Linux Themes pada Windows 7 Professional Download theme dari website Devian Art di Sini Setelah proses download selesai, eksrak file tersebut menggunakan aplikasi ekstrak kesukaan anda. Buka folder Ubuntu dari hasil file ekstrak, di situ anda akan melihat folder Ubuntu dan file Ubuntu Windows Theme File. Copy file dan folder tersebut ke folder C\Windows\Resources\Themes Sekarang pergi ke C\Windows\Resources\Themes dan lanjutkan dengan klik file Ubuntu Windows Theme File. Selesai, sekarang anda akan melihat tampilan Windows 7 anda mirip degan Ubuntu Linux. Jika ingin mengembalikan ke tampilan sebelumnya, anda tinggal menghapus file explorer dan menggantinya dengan yang lama File bernama explorer-backup yang dilanjutkan dengan memilih theme default Windows 7. FAQ Q Tampilannya kok tidak begitu mirip dengan Ubuntu ya? Padahal saya sudah mengikuti langkah-langkah di atas? A Coba anda ulangi lagi langkah-langkah di atas, kalau perlu repalce file dengan yang disediakan pada theme Lihat file text pada folder bawaan themes. BERHATI-HATILAH PADA SAAT MEREPLACE FILE EXPLORER karena ada beberapa versi Windows yang tidak kompatible dengan file explorer yang dibawa Ubuntu Themes. Q Setelah saya mencoba trik di atas, kenapa windows explorer malah tidak berfungsi? A Kemungkinan ada kesalahan saat mereplace explorer lama dengan yang baru. Bisa jadi anda secara tidak sengaja menutup explorer sebelum explorer yang baru tercopy ke folder C\Windows. Q Lokasi installer windows saya tidak berada di drive C, bagaimana agar bisa mencoba trik ini? A Tinggal mengikuti di mana folder Windows berada, kalau di D taruh di D, kalau di E ya taruh di E dan seterusnya. Selamat mencoba dan semoga berhasil.
Splash screen atau tampilan booting adalah tampilan ketika perangkat komputer pertama kali dihidupkan, yang akan membaca seluruh perangkat keras dan memuat sistem. Pada Linux Mint, tampilan default pada saat booting adalah tampilan layar hitam dengan logo Linux Mint di tengah-tengah. Baca Juga Cara Mengganti Background Tampilan GRUB Kali Linux Mungkin anda sudah bosan dengan logo Linux Mint pada saat booting yang selalu anda lihat tiap hari. Anda bisa mengganti tampilan tersebut dengan logo yang anda buat sesuai keinginan anda atau dengan logo Linux Mint yang lebih keren yang anda dapatkan dari internet. Ikuti tutorial ini! Mengganti Tampilan Booting atau Splash Scrren di Linux Mint Siapkan gambar yang akan dijadikan logo pada tampilan booting atau splash screen, ubah nama gambar tersebut menjadi “logo”, tanpa tanda petik. Anda bisa membuat gambar sendiri sesuai keinginan atau memperolehnya dari internet. Gambar bisa berformat png, atau jpg. Gambar tersebut digunakan untuk logo, yang biasanya hanya berukuran sekitar 100×100 pixel, atau anda bisa menyesuaikan ukuran gambar sesuai selera anda. Buka folder /lib/plymouth/themes/mint-logo, kemudian cari file gambar dengan nama “ hapus atau pindahkan file tersebut. Kemudian pindahkan file gambar yang sudah anda siapkan tadi ke folder /lib/plymouth/themes/mint-logo tersebut, anda harus masuk sebagai super user atau root. File Gambar Logo Tampilan Booting Atau pindahkan file gambar tersebut dari terminal dengan perintah berikut sudo cp /lib/plymouth/themes/mint-logo/ Update konfigurasi tampilan splash screen dengan perintah sudo update-alternatives -config Kemudian akan muncul script yang meminta anda untuk memilih tema splahs screen yang akan digunakan. Pilih saja pilihan 0, dengan masukkan angka “0” dan kemudian tekan enter. Pilihan 2 adalah tema splash screen tanpa logo. Baca Juga Membuat Banyak Folder Dengan Satu Perintah di Linux Kemudian ketikkan perintah berikut sudo update-initramfs -u Proses konfigurasi selesai. Namun pada beberapa kasus, setelah perintah tersebut akan muncul error “Warning No support for locale jika muncul peringatan tersebut, ketikkan perintah berikut; sudo locale-gen -purge -no-archive sudo update-initramfs -u -t Setelah berhasil, restart komputer anda dan lihat apakah tamppilan splash screen sudah berganti dengan logo yang anda inginkan. Selamat!
Sebelumnya WinPoin sudah memberikan sedikit ide bagi kamu yang punya laptop jadul, yaitu diubah menjadi Chromebook. Nah sebagai kelanjutan dari seri tersebut, kali ini WinPoin akan mengajak kamu mengubah laptop tua kamu menjadi Linux Machine. Kenapa Linux? Karena berbagai distro Linux cukup ringan dijalankan di PC / laptop yang sudah umur. Rasanya seperti memberikan nafas baru terhadap laptop lawas yang kamu miliki. Dan hey..kamu juga bisa belajar menggunakan Linux disana. Siapa tahu kedepannya malah jatuh cinta? Jadi jika kamu punya laptop tua yang sudah tidak kamu gunakan lagi, jangan buru-buru ditelantarkan dulu. Karena siapa tahu laptop tersebut bisa menjadi sebuah Linux machine yang powerful! Pilih Distro Ada banyak distro Linux, dan kamu bisa memilih mana yang paling tepat buat kamu. Buat kamu yang pengen tampilan mulus manis ala OS X, pilihlah Elementary OS Buat kamu yang pengen kemudahan, banyak apps, dan banyak tutorial yang tersedia, pilihlah Ubuntu / Linux Mint Buat kamu yang laptopnya jadul banget, specs sangat minim, bisa pake Lubuntu atau Puppy Linux Buat kamu yang pengen distro fleksibel, ringan, sesuai keinginan, bisa memilih Arch Linux Buat kamu yang hobby otak-atik server, bisa memilih CentOS Buat kamu yang tertarik belajar hacking, dan security testing, bisa memilih Kali Linux Serta masih banyak distro lain yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, misalnya Fedora, Debian, openSUSE, Mageia, Manjaro, dsb. Daftar distro Linux beserta detail dan popularitasnya bisa kamu lihat melalui distrowatch Karena baru saja dirilis beberapa waktu yang lalu, disini WinPoin memilih Ubuntu LTS sebagai distro Linux yang akan diinstall di laptop lawas. Jadi tutorial dibawah ini menggunakan Ubuntu LTS sebagai modelnya. Buat Bootable Installer Linux Setelah menentukan distro, kamu tinggal download dan membuat bootable installer dari distro Linux tersebut. Jika kamu menggunakan DVD disc, burn saja file ISO menggunakan metode image to disk. Tetapi jika kamu menggunakan USB flashdisk, kamu bisa memanfaatkan software seperti Rufus atau Unetbootin. Tutorial membuat USB bootable installer Ubuntu LTS bisa kamu baca disini. Untuk distro Linux lain caranya hampir sama. Kamu bisa melihat docs officialnya jika mengalami kesulitan dengan distro pilihan kamu. Boot ke Installer Nah kini kamu tinggal boot saja dari bootable installer. Karena WinPoin menggunakan USB bootable installer, maka tinggal menancapkan USB, lalu boot dari sana. Kamu bisa mengatur first boot priority melalui settings BIOS ataupun melalui Boot Option. Di laptop super lawas milik WinPoin yaitu Acer Aspire 4250, saya tinggal tekan F12 untuk masuk ke boot option. Di laptop kamu mungkin saja sama atau bisa juga berbeda. Install Linux Karena memang akan digunakan sebagai Linux Machine, maka WinPoin menginstall Ubuntu LTS saja di laptop tersebut. Tidak ada dual boot dengan Windows atau OS lainnya. Jika yang kamu inginkan adalah dual boot Windows dan Linux, maka silahkan baca tutorialnya disini. Nah karena disini WinPoin ingin menjadikan laptop lawas ini seutuhnya sebagai Linux Machine, maka setelah boot langsung saja pilih Install Ubuntu. Mulai proses instalasi dengan memilih bahasa, dilanjutkan dengan step selanjutnya. Saya lebih senang memilih install third-party software karena memudahkan untuk menjalankan multimedia dsb. Jika kamu terhubung dengan internet saat proses instalasi, centang juga Download updates while installing Ubuntu. Tetapi karena saat instalasi kemarin internet saya sedang mati, maka opsi tersebut tidak aktif. Karena saya ingin menjadikan Ubuntu LTS sebagai OS utama, maka gampang saja, saya tinggal pilih Erase disk and install Ubuntu. Perlu diketahui bahwa cara ini bakal memformat hardisk secara keseluruhan dan menyebabkan seluruh data didalamnya hilang. Jadi pastikan kamu telah membackup setiap data yang penting sebelumnya. Setelah itu lanjutkan proses instalasi dan ikuti wizard nya sampai selesai. Linux Machine Siap Digunakan Nah setelah proses instalasi selesai, kini Linux machine kamu siap digunakan. Jika kamu memilih Ubuntu juga, maka kamu tinggal akses saja Software Center untuk mulai menginstall aplikasi yang kamu butuhkan. Powerfull untuk Laptop Lawas Dengan kebutuhan dasar sistem yang hanya memakan memory 525 MB saja, laptop tua WinPoin rasanya memiliki nafas baru. RAM yang hanya 2GB masih sisa cukup banyak untuk menjalankan aplikasi dan melakukan aktivitas produktif lainnya. Nah itulah cara untuk mengubah laptop tua menjadi Linux Machine yang powerful. Jika dengan Ubuntu LTS laptop lawas kamu masih terasa berat, maka cobalah memilih Lubuntu atau Puppy Linux yang lebih ringan agar terasa lebih powerful lagi. Selamat mencoba. ⚡️ 3 JUTAAN! 7 Alasan Kenapa Beli OPPO A76 Review SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO NB Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.
Cara Mengubah Tampilan Linux Ubuntu Menjadi Seperti MacOSLinux masih menjadi primadona di hati beberapa orang. Bahkan, para user Linux merasa tidak ingin bermigrasi ke OS lain. Nah, sebagai user Linux, mungkin Anda pernah merasa bosan dan ingin mengubah tampilan Desktop Anda menjadi seperti MacOS. Tenang saja, hal tersebut bukanlah hal yang tidak tampilan Linux Mint memanjakan mata bukan? Anda juga dapat membuat Linux Ubuntu Anda menjadi seperti itu. Hal ini dapat dilakukan karena biasanya distro Ubuntu based secara default menyediakan desktop environment GNOME. GNOME sendiri memiliki fitur untuk mengubah tampilan singkatnya di sini kita akan gunakan salah satu fitur GNOME untuk mengubah tampilan Linux Ubuntu menjadi seperti pertama yang dapat Anda lakukan adalah pastikan Anda sudah menginstal GNOME-Tweaks. Jika belum Anda bisa lakukan instalasi GNOME-Tweaks terlebih dahulu. $ sudo apt-get install gnome-tweak-tool $ sudo apt-get install gtk2-engines-murrine gtk2-engines-pixbufSetelah instalasi selesai, Anda masuk ke /home/namauser atau ~/.$ cdatau$ cd ~/Setelah masuk ke ~/, buatlah folder .themes dan .icons. Ingat, Anda harus membuat kedua folder tersebut di home/namauser atau ~/$ mkdir .themes .iconsSetelah semua persiapan selesai, Anda dapat men-download tema di kali ini, kita akan mengubah tampilan Linux Ubuntu menjadi MacOS, dan di sini saya akan menggunakan theme Mac Mojave. Silakan download Mac Mojave di bagian kanan halaman akan terdapat tombol untuk men-download file temanya. Silakan Anda download yang mana saja boleh, di sini saya akan download yang paling atas Mac Mojave Dark.Setelah itu kita memerlukan Icons dan Cursor agar lebih terlihat mirip dengan MacOSAnda dapat men-download icons di sini. Di sini saya akan download Icons semuanya lengkap silakan Anda buka file manager dan masuk ke folder Downloads. Lalu ekstrak semua file yang sudah di-download bisa juga melalui terminal. $ cd Downloads Lalu ekstrak semua file. $ tar -xf $ tar -xf $ unzip 'macOS Cursor Setelah itu akan muncul 3 itu buka terminal lagi. Kita akan memindahkan ketiga folder tersebut ke dalam folder .themes dan .icons. Untuk folder Mojave-dark kita akan pindahkan ke folder .themes, lalu folder Mojave-CT-Night-Mode dan macOS Cursor Set akan kita pindahkan ke folder .icons.$ mv Mojave-dark ~/.themes $ mv Mojave-CT-Night-Mode ~/.icons && mv 'macOS Cursor Set' ~/.icons Setelah itu Anda dapat membuka bagian Applications atau pojok kiri atas. Lalu ketik Tweaks untuk mencari buka GNOME-Tweaks tersebut dan masuk bagian Appearance. Pada Themes pilih theme, icons, dan cursor yang sudah Anda download tadi. Sekarang Anda bisa mengatur tema dari Linux Ubuntu Anda. Anda dapat menginstal Plank untuk memunculkan Dock di panel bagian bawah.$ sudo apt-get install plankLalu jalankan Plank melalui Applications. Untuk mengatur planknya Anda dapat menekan CTRL + Klik kanan pada Planknya lalu pilih Preferences. Untuk bagian Theme pastikan transparent, Position pastikan Bottom, dan Alignment pastikan membuat Plank muncul secara otomatis saat masuk ke Linux. Anda dapat membuka Applications, lalu cari Startup Applications dan buka fitur di sini Anda klik Add untuk menambahkan aplikasi. Lalu Anda namakan saja Plank. Bagian Command isikan plank. Dan bagian Comment silakan Anda isi deskripsi dari fitur tersebut. Atau bisa juga ikut contoh saya. Setelah itu klik Add dan coba lakukan restart. Lihat apakah dock Plank otomatis muncul atau sekarang Linux Ubuntu Anda sudah menjadi seperti MacOS Mojave. Anda juga dapat men-download macam-macam extensions yang menarik di menggunakan tema seperti ini malah membebani Linux Anda, lebih baik menggunakan tema default atau Adwaita. Karena sebaiknya fitur dan kegesitan kinerja lebih diutamakan.
translation by you can also view the original English article Linux telah lama menjadi underdog untuk Windows dan Mac OS X, mengikuti popularitas ketiga yang jauh untuk sistem operasi yang lain yang diinstal secara bawaan pada sebagian besar komputer. Tapi Linux semakin populer sebagai alternatif gratis untuk Windows. Karena Windows XP sekarang tidak didukung dan banyak pemerintah daerah menggunakan Linux di komputer mereka, kemungkinan Anda akan menggunakannya kapan saja. Ada banyak pilihan distro Linux, atau kumpulan perangkat lunak inti dengan antarmuka dan aplikasi desktop yang unik, namun yang paling populer adalah Ubuntu. Ini gratis, mudah digunakan, dan bahkan disertakan di berbagai PC dari Dell dan lain-lain. Jika Anda ingin memigrasikan PC Anda dari XP, ini adalah pilihan terbaik—dan ini adalah variasi dari Linux yang kemungkinan besar akan Anda gunakan di tempat yang lainnya. Anda dapat menemukan sejumlah aplikasi Linux yang berguna di Pasar Envato, dan jangkauannya terus berkembang setiap saat. Dalam tutorial ini, Anda akan belajar bagaimana mengkustomisasi desktop Anda di antarmuka desktop Unity Ubuntu sehingga terlihat seperti yang Anda inginkan. Anda juga akan belajar cara men-tweak pengaturannya untuk mendapatkan menu dan lebih banyak bekerja dengan cara yang paling sesuai untuk Anda. Mari kita mulai. Unity Desktop Unity di UbuntuDesktop Unity—antarmuka yang akan Anda lihat ketika pertama kali menyalakan komputer Ubuntu-mengandung tiga bagian Main Desktop Bagian utama layar Anda dengan wallpaper dan ikon yang Anda inginkan seperti pintasan aplikasi, folder, dan file acak Unity launcher Bilah alat di sebelah kiri mirip dengan Task Bar di Windows atau Dock di Mac—yang berisi ikon untuk aplikasi favorit Anda, di samping aplikasi yang saat ini berjalan. Ini juga berisi tombol di bagian atas tempat Anda dapat mencari file dan menjalankan aplikasi, seperti Windows Start Menu. Top Menubar Top bar di mana Anda akan menemukan menu File dari aplikasi Anda secara bawaan, bersama dengan info koneksi jaringan, waktu, dan lainnya di kanan atas. Pertama-tama mari kita menyesuaikan desktop, lalu lihat launcher dan menubar untuk melihat bagaimana kita bisa menyesuaikannya juga. Mengakses Pengaturan Tampilan Untuk mengakses Appearance Settings di Ubuntu, mari kita klik pada User menu di pojok kanan atas, pada bagian atas bilah Menu dan pilih System Settings ... Mengakses Pengaturan SistemSebuah jendela All Settings akan muncul yang akan dibagi menjadi opsi ikon Personal, Hardware, dan System. Pertama mulailah dengan memilih ikon Appearance. Tampilan dari jendela AppearanceMengubah Gambar Wallpaper Di sisi kiri bagian Background, Anda bisa melihat wallpaper Anda saat ini. Di sisi kanan ada bagian dimana kita bisa memilih salah satu wallpaper Ubuntu. Klik pada thumbnail wallpaper, maka wallpaper akan berubah, dengan efek memudar. Jika Anda ingin memilih wallpaper dari folder Picture Anda, klik menu drop-down di atas thumbnail dan pilih Folder Pictures. Anda akan melihat semua gambar di folder Pictures Anda sebagai thumbnail, di mana Anda dapat memilihnya sebagai wallpaper Anda. Menu drop downUntuk menambahkan wallpaper yang ada di folder lain, cukup klik ikon plus di bawah thumbnail dan kemudian di jendela pop-up, pilih path ke folder kustom milik kita dan pilih gambar di dalamnya. Mengganti Tema Ubuntu Ubuntu juga memiliki pilihan untuk mengubah tema Desktop, yang dalam satu klik akan mengubah keseluruhan tampilan komputer Anda. Untuk melakukannya, klik pada menu drop-down di bawah thumbnail Wallpaper, dan pilih antara Ambiance, Radiance, atau High Contrast. Ambiance adalah tema cerah yang sedikit terlihat seperti Mac, sedangkan Radiance adalah tema coklat gelap yang digunakan Ubuntu secara bawaan. Tampilan tema RadianceUkuran Ikon Launcher Anda juga dapat mengubah ukuran ikon Unity Launcher di bilah alat sisi kiri. Cukup klik pada slider kecil di bawah pilihan tema dan seret ke kiri untuk memperkecil ukuran ikon, atau seret ke kanan untuk memperbesar ukurannya. Launcher dengan ikon ukuran kecilLauncher dengan ikon besarDi Ubuntu, ikon Anda bisa berukuran sekecil 16px dan dapat menjadi sebesar 64px. Ubuntu menggunakan gambar png ukuran yang dimuat secara otomatis saat kita menggerakkan tombol slider, sehingga Anda bisa langsung melihat hasilnya tanpa kehilangan kualitas pada ikon. Merubah Pengaturan Behavior Tab kedua di dalam pengaturan Appearance adalah Behavior, di mana kita dapat mengubah beberapa pengaturan dasar untuk Unity Launcher dan perilaku top menu bar. Anda dapat menyembunyikan Unity launcher secara otomatis, mengaktifkan workspaces dan ikon Show Desktop, dan memilih tempat untuk menu jendela dari aplikasi Anda, opsi baru di Ubuntu Tab BehaviorLauncher yang otomatis sembunyi Jika Anda ingin memperluas ruang Desktop Anda untuk beberapa piksel lagi, Anda dapat menyembunyikan Unity Launcher Anda. Yang harus kita lakukan adalah klik tombol On/Off di sudut kanan atas di tab Behavior, dan Unity Launcher akan langsung disembunyikan. Kemudian, Anda dapat mengembalikan Unity Launcher dengan memindahkan desktop Anda ke bagian Reveal location pilihan Anda sisi kiri layar, atau hanya pojok kiri atas. Pilih opsi yang Anda inginkan, lalu atur slider Reveal Sensitivity ke tingkat yang Anda inginkan agar launcher Anda kembali dengan cepat atau lebih lambat. Tip jangan pernah mengatur reveal sensitivity pada tingkat lowest karena akan membuat sulit untuk mendapatkan launcher kembali. Workspace dan menampilkan desktop Pilihan lain yang bagus, yang ditawarkan Ubuntu adalah mengaktifkan Workspaces dan ikon Show desktop. Keduanya sangat berguna saat kita bekerja dengan banyak Jendela yang dibuka dan kita membutuhkan ruang ekstra atau meminimalkan semua Jendela sekaligus dan/atau menampilkan desktop. Workspace dan ikon DesktopUntuk mengaktifkan kedua ikonnya atau salah satu dari mereka, yang harus kita lakukan adalah mencentang kotak kecil dan ikon akan segera ditampilkan di Unity Launcher. Workspace atau virtual desktop adalah fitur Linux yang bagus untuk memberi lebih banyak ruang, seperti monitor "virtual" ekstra. Cukup dengan mengklik ikon Workspaces di Launcher, layar kita akan dibagi menjadi 4 ruang kerja. Pilih desktop untuk bekerja di dalamnya, atau seret salah satu aplikasi terbuka Anda ke desktop lain untuk menggunakannya di sana. Kemudian, klik lagi ikon Workspaces untuk kembali ke ruang kerja yang lain. Ini adalah cara terbaik untuk menjaga agar pekerjaan tetap teratur dan tidak terbebani saat bekerja dengan banyak aplikasi. Pratinjau WorkspaceMenampilkan menu untuk jendela Baru di Ubuntu terdapat pilihan untuk memilih dimana menu jendela akan ditampilkan. Pada versi sebelumnya menu jendela Ubuntu ditampilkan di bilah menu bagian atas, seperti pada Mac. Jika Anda baru saja beralih ke Ubuntu dari PC, akan lebih masuk familiar jika menu Anda ada di dalam jendela Anda sendiri. Itu sebabnya sekarang ada pilihan untuk menu Anda muncul di menubar atau window title bar. Secara bawaan, menu Anda akan muncul di menu utama di bagian atas desktop Anda, namun jika Anda mengalihkannya ke bilah judul jendela, mereka akan muncul tepat di samping tombol jendela Anda, seperti di Windows. Di bilah menuDi bilah judul jendelaMengembalikan Pengaturan Behavior Yang terbaik adalah, Anda tidak akan pernah bisa mengacaukan desktop Anda sepanjang perjalanan. Jika ada yang salah setelah Anda mengubah setelan Anda, ada tombol di bagian bawah dialog untuk Anda Kembalikan Restore Behavior Settings. Klik ini, dan semuanya akan kembali ke pengaturan bawaan. Kesimpulan Ubuntu memberi Anda banyak opsi yang Anda inginkan untuk menyesuaikan desktop agar nampak sesuai keinginan Anda. Dari mengubah wallpaper dan tema Anda ke beberapa pengaturan perilaku dasar di desktop dan banyak lagi, Anda bisa mendapatkan Ubuntu yang terlihat dan bekerja sesuai keinginan Anda. Mungkin masih perlu sedikit waktu untuk membiasakan diri, tapi setidaknya Anda akan merasa nyaman dengan itu apabila disesuaikan dengan keinginan Anda pribadi. Jangan ragu untuk bermain-main dengan pengaturan sampai Anda mendapatkan tampilan desktop yang benar-benar cocok untuk Anda—dan kami ingin melihat desktop Ubuntu yang disesuaikan dengan Anda di komentar di bawah ini!
merubah tampilan windows 7 menjadi linux